bila seorang lelaki harus menangis
di mana tempat teraman baginya?
di dadamu duhai perempuan
kurindu untuk rebah
diselimuti hangat tubuhmu
dibuai detak lembut jantungmu
dilingkari pelukan nyamanmu
di sana aku memejam mata
dan melihat senja jingga menyaput langit
rintik hujan mengiringi senyum termanismu
mengantarkan tibanya mentari esok
This entry was posted on October 14, 2008 at 2:16 am and is filed under rindu with tags dada, detak, dibuai, esok, hangat, hujan, jantung, jingga, langit, lelaki, lembut, mata, memejam, menangis, mentari, menyaput, nyaman, pelukan, perempuan, rebah, rindu, rintik, selimuti, senja, senyum, teraman, termanis, tubuhmu. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed
You can leave a response, or trackback from your own site.